Dalam proses pengembangan berkelanjutan, aplikasi ini dihadapkan pada kebutuhan untuk mengimplementasikan alur proses bisnis (SOP) lapangan yang kompleks ke dalam sistem digital. Terdapat kebutuhan fungsional baru yang krusial, seperti alur verifikasi pengguna secara hierarkis di mana Petugas Puskesmas memverifikasi Bidan, dan Bidan memverifikasi Pendamping. Selain itu, penanganan status login yang spesifik diperlukan untuk membedakan antara akun yang masih dalam status peninjauan (pending) dengan kesalahan autentikasi biasa. Namun, arsitektur layanan data (API) yang tersedia saat ini belum sepenuhnya mendukung alur proses bisnis baru tersebut secara langsung. Sebagai contoh, API yang ada dirancang untuk mengelola data berdasarkan unit administrasi desa, padahal proses bisnis di lapangan mengharuskan manajemen berdasarkan unit kerja fungsional puskesmas. Kesenjangan antara ketersediaan layanan API dan kebutuhan proses bisnis ini perlu dijembatani melalui analisis mendalam dan perancangan alur sistem yang baru di sisi aplikasi. Oleh karena itu, Kerja Praktek ini difokuskan pada "Analisis Arsitektur dan Perancangan Alur Sistem Untuk Aplikasi Swamonitor Ibu Hamil Berisiko Tinggi di Dinas Kesehatan Jawa Timur". Pekerjaan ini mencakup analisis kebutuhan proses bisnis, perancangan diagram alur sistem, serta implementasi logika sistem pada lapisan aplikasi (client-side logic) untuk memastikan alur data berjalan sesuai dengan hierarki dan aturan bisnis yang ditetapkan.