Laporan Kerja Praktek Pengembangan Sistem Manajemen Inventaris Berbasis Web di CV Kembar Pradana

  • No. Klas: PKL/111/Roh/L
  • Pengarang: Rohmatullah, Nur Kholil
  • Pembimbing: Ardy Januantoro
  • Penerbit: PS Teknik Informatika, Fak. Teknik Elektro dan Informatika Cerdas Untag'45 Surabaya, Surabaya, 2026
  • Kolasi: x, 80 hlm. ; 29 cm.
  • Sinopsis:

    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia industri dan bisnis. Pemanfaatan teknologi informasi saat ini tidak hanya berperan sebagai alat pendukung, tetapi telah menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan daya saing perusahaan. Salah satu bidang yang sangat terdampak oleh perkembangan teknologi tersebut adalah pengelolaan pengadaan barang dan jasa, khususnya dalam hal pencatatan dan manajemen inventory. Pada beberapa perusahaan, proses pengelolaan data inventory masih dilakukan secara manual atau menggunakan aplikasi spreadsheet sederhana. Metode tersebut memiliki berbagai keterbatasan, seperti tingginya potensi kesalahan dalam pencatatan data, kesulitan dalam melakukan pelacakan histori transaksi, serta kurang optimalnya pengendalian terhadap arus keluar dan masuk barang maupun jasa. Selain itu, sistem manual juga menyulitkan pihak perusahaan dalam menyusun laporan yang cepat, akurat, dan terintegrasi, sehingga dapat berdampak pada pengambilan keputusan manajerial. CV Kembar Perdana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa. Dalam kegiatan operasionalnya, perusahaan ini menangani berbagai data penting, seperti data barang, data jasa, permintaan dari klien, serta proses penyelesaian pengadaan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan selama pelaksanaan kerja praktek, ditemukan bahwa proses pengelolaan data tersebut masih memerlukan sistem yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Proses pencatatan yang belum sepenuhnya terkomputerisasi berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian data, keterlambatan informasi, serta kesulitan dalam memantau status pengadaan barang dan jasa secara real-time.

Max Digital Copy
Pinjaman Aktif
0
0
Eksemplar
N.I.B
Status
1
481/PUT/26/H
Ada