Laporan Kerja Praktek Implementasi Website Profil Kopdit Sangosay Cabang Ruteng sebagai Media Informasi Digital

  • No. Klas: PKL/112/Rex/L
  • Pengarang: Rexni, Krisogonus
  • Pembimbing: Mochamad Sidqon
  • Penerbit: PS Teknik Informatika, Fak. Teknik Elektro dan Informatika Cerdas Untag'45 Surabaya, Surabaya, 2026
  • Kolasi: viii, 59 hlm. ; 29 cm.
  • Sinopsis:

    Perkembangan teknologi informasi pada era digital telah memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor ekonomi dan keuangan. Digitalisasi telah menjadi kebutuhan penting bagi organisasi dan lembaga dalam memberikan layanan yang cepat, tepat, transparan, serta mudah diakses oleh masyarakat. Dalam konteks lembaga keuangan berbasis komunitas seperti koperasi, pemanfaatan teknologi informasi memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, serta kepercayaan anggota terhadap pengelolaan lembaga. Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay Cabang Ruteng merupakan salah satu lembaga keuangan mikro yang memiliki tujuan untuk memperkuat kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pelayanan simpan pinjam serta berbagai program pemberdayaan anggota. Sebagai lembaga yang terus berkembang dan memiliki jumlah anggota yang cukup besar, Kopdit Sangosay membutuhkan sistem informasi yang dapat membantu dalam pengelolaan data, penyampaian informasi, serta komunikasi efektif antara pengurus dan anggota. Namun pada kenyataannya, sistem informasi dan penyampaian informasi di Kopdit Sangosay Cabang Ruteng selama ini masih banyak menggunakan metode konvensional, seperti penyampaian informasi melalui papan pengumuman, penyebaran informasi secara lisan, serta penggunaan dokumen fisik dalam administrasi. Metode tersebut memiliki keterbatasan yang dapat menghambat efektivitas dan efisiensi layanan, antara lain: Informasi tidak tersampaikan secara cepat dan merata kepada seluruh anggota, terutama bagi anggota yang berada jauh dari kantor cabang. Dokumentasi dan penyimpanan data masih bersifat manual, sehingga rawan terjadi kehilangan data, kesalahan pencatatan, atau kesulitan dalam melakukan pelacakan informasi. Transparansi laporan dan kegiatan koperasi belum optimal, karena tidak semua anggota memiliki akses mudah untuk mengetahui perkembangan koperasi.

Max Digital Copy
Pinjaman Aktif
0
0
Eksemplar
N.I.B
Status
1
482/PUT/26/H
Ada