Pesatnya pertumbuhan ekonomi pada sektor perdagangan usaha grosir di Kabupaten Lumajang menjadikan para pelaku usaha grosir dituntut untuk terus berinovasi dalam menghadapi para pesaing bisnisnya. Salah satunya di Toko Grosir Rofiq di Kabupaten Lumajang dengan fenomena yang terjadi pada tersebut bahwasannya Konsumen merasa kurang nyaman pada saat berbelanja di toko karena tempat telalu sempit, barang berceceran dan aroma yang tidak sedap. Oleh karena itu pelaku usaha grosir harus mempunyai strategi bisnis untuk menghadapi pelanggan, salah satunya Physical Evidence dan Store Atmosphere. Dari kedua variabel tersebut bisa dilihat apakah keputusan pembelian dipengaruhi oleh Physical Evidence dan Store Atmosphere. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Physical Evidence dan Store Atmosphere terhadap Keputusan Pembelian pada Toko Grosir Rofiq di Kabupaten Lumajang. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah sebuah data atau informasi yang didapatkan dalam bentuk angka dan dilalui dengan menyebarkan kuesioner. Penyebaran kuesioner pada penelitian ini dilakukan melalui google form kepada konsumen Toko Grosir Rofiq di Kabupaten Lumajang yang berjumlah 100 orang responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling yang artinya tidak memberikan peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi, dan juga menggunakan teknik pengambilan sampel teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda dan uji hipotesis, dan dalam penelitian ini juga dibantu menggunakan SPSS versi 26. Teknik analisis data yang diperolah dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Physical Evidence dan Store Atmosphere berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap keputusan pembelian pada Toko Grosir Rofiq di Kabupaten Lumajang.