Pengaruh Kualitas Tata Kelola Perusahaan yang Keberlanjutan Perusahaan Terbuka Non Keuangan pada Bursa Efek Indonesia: Resource Based View Theory.

  • No. Klas: 002/DIE/Sat/P/2025
  • Pengarang: I Made Satyaguna
  • Pembimbing: Slamet Riyadi, Abdul Halik
  • Penerbit: Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya, 2025
  • Kolasi: xix, 353 hlm. ; 26 cm.
  • Sinopsis:

    Penelitian ini mengkaji bagaimana kualitas tata kelola perusahaan yang dipengaruhi oleh matriks tata kelola mempengaruhi keberlanjutan perusahaan publik non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan teori resource-based view (RBV), penelitian ini berpendapat bahwa tata kelola yang efektif berperan sebagai aset strategis dalam mencapai keberlanjutan jangka panjang. Fokus penelitian ini adalah pada 34 perusahaan publik non-keuangan, yang menyoroti praktik tata kelola mereka di pasar Indonesia. Matriks tata kelola, yang mencakup komitmen dan penilaian, memainkan peran moderasi yang penting dalam memperkuat hubungan antara kualitas tata kelola dan keberlanjutan perusahaan. Metodologi kuantitatif digunakan, mengumpulkan data melalui survei terstruktur dan menganalisisnya dengan SEM-PLS untuk menilai dampak variabel tata kelola etika, transparansi, akuntabilitas, dan manajemen risiko. Hasilnya menunjukkan bahwa etika, transparansi, dan akuntabilitas secara signifikan meningkatkan kualitas tata kelola, sedangkan manajemen risiko tidak menunjukkan dampak signifikan secara langsung. Kualitas tata kelola memiliki pengaruh yang kuat terhadap keberlanjutan, dengan komitmen manajemen terbukti lebih signifikan daripada penilaian tata kelola. Komitmen memastikan kepemimpinan yang berkelanjutan dan alokasi sumber daya yang tepat, sementara penilaian memberikan umpan balik yang terorganisir untuk peningkatan yang berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor tambahan seperti budaya organisasi, dinamika kepemimpinan, dan inovasi dalam praktik tata kelola. Memperluas fokus untuk mencakup berbagai industri atau wilayah dapat menghasilkan wawasan yang lebih komprehensif. Bagi praktisi, perusahaan disarankan untuk memprioritaskan pengembangan komitmen manajemen yang kuat, memasukkan manajemen risiko ke dalam struktur tata kelola, dan mengadopsi standar pelaporan internasional untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sekaligus mempromosikan operasi bisnis yang berkelanjutan

Max Digital Copy
Pinjaman Aktif

0
Eksemplar
N.I.B
Status
1
7/DIS/PPS/XII/2025
Ada