Kesiapan kerja adalah kumpulan kemampuan dan keterampilan dari individu untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri, konsep diri, dan dukungan keluarga baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kesiapan kerja generasi Z. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu fresh graduate yang berdomisili di Surabaya dan termasuk dalam generasi Z. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah secara convenience sampling dan sejumlah 337 responden. Teknik dalam pengambilan data yaitu dengan menggunakan angket dalam bentuk google formulir. Teknik analisis dan pengujian data diolah melalui bantuan program SPSS 26.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efikasi diri secara parsial tidak berhubungan signifikan dengan kesiapan kerja yang dibuktikan dengan nilai p = 0,284 > 0,05. Variabel konsep diri secara parsial juga tidak menjunjukkan hubungan secara signifikan dengan kesiapan kerja yang dibuktikan dengan nilai p = 0,458 > 0,05. Hasil analisis variabel dukungan keluarga secara parsial juga menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan kesiapan kerja yang dibuktikan dengan p = 0,028 < 0,05. Secara simultan juga berhubungan dimana koefisien F = 8,806 pada p = 0,000 <0,05 dengan hasil koefisien determinasi (R2 ) senilai 7,3%. Penelitian ini memberikan kebaruan pada variabel kesiapan kerja yang menunjukkan tidak adanya hubungan antara variabel efikasi diri dan konsep diri dengan kesiapan kerja.