Analisis Pengaruh Pertumbuhan Pendapatan, Pertumbuhan Biaya dan Economic Value Added terhadap Kinerja Keuangan dengan Operation Cash Flow sebagai Variabel Intervening di klinik Mata Tritya Surabaya.

  • No. Klas: 010/MM/Sum/A/2025
  • Pengarang: Esti Sumirat
  • Pembimbing: Tri Ratnawati, Ulfi Pristiana
  • Penerbit: Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya, 2025
  • Kolasi: xvii, 91 hlm.; 26 cm.
  • Sinopsis:

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan biaya dan economic value added terhadap kinerja keuangan dengan operation cash flow sebagai variabel intervening di Klinik Mata Tritya Surabaya. Klinik Mata Tritya sebagai salah satu klinik penyedia jasa pelayanan kesehatan mata yang telah berdiri sejak tahun 2009 dan telah berkembang hingga saat ini, turut mendukung dan mensukseskan program Universal Health Coverage dengan menerima pasien baik yang menggunakan pembiayaan umum maupun pembiayaan BPJS Kesehatan. Namun fenomena yang terjadi adalah adanya perbedaan sistem pembayaran yang diterima dari pasien umum dan pasien BPJS Kesehatan. Sistem pembayaran BPJS Kesehatan merujuk pada sistem tarif INACBG’s (Indonesian Case Based Groups), dimana pembayaran setiap pelayanan yang diberikan kepada pasien dihitung berdasarkan pada tarif paket yang mencakup seluruh komponen sumber daya klinik. Pembayaran dengan sistem paket ini dikenal dengan sistem Prospective Payment. Prospective Payment System merupakan sistem pembayaran pada sistem pelayanan kesehatan, baik rumah sakit maupun dokter dalam jumlah yang ditetapkan sebelum pelayanan medik dilaksanakan tanpa memperhatikan tindakan medik atau lamanya perawatan di rumah sakit (Sulastomo, 2007). Sedangkan untuk pasien umum sistem pembayaran yang diterapkan adalah fee for service. Menurut Ketua Nasional CaseMix Center (NCC) Bambang Wibowo Fee for service ( FFS) merupakan metode pembayaran rumah sakit berjenis retrospektif, dimana pembayaran diterapkan setelah pelayanan kesehatan diberikan. Dari perbedaan sistem pembayarann yang diterima menyebabkan perbedaan jumlah pendapatan yang diterima dan biaya yang dikeluarkan. Dalam penelitian diperoleh 10 rumusan masalah dan 10 hipotesis penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sumber data sekunder. Sumber data dalam penelitian adalah seluruh laporan keuangan bulanan Klinik Mata Tritya untuk periode Januari 2019 hingga Desember 2023. Metode analisis data menggunakan analisis SEM-PLS. Jenis penelitian ini adalah penelitian hubungan sebab akibat (causal explanatory) dengan pengujian hipotesis. Variabel penelitian yang digunakan adalah Pertumbuhan Pendapatan ( X1), Pertumbuhan Biaya (X2), Economic Value Added (X3), Operation Cash Flow (Z) dan Kinerja Keuangan (Y). Analisis outer model dilakukan untuk memastikan bahwa measurement yang digunakan layak untuk dijadikan pengukuran (valid dan reliabel). Uji validitas konstruk diukur menggunakan parameter skor loading model penelitian ( outer loading > 0,7) dan menggunakan parameter AVE, communality, R2 dan Redudancy. Skor AVE harus > 0.5, communality> 0,5 dan redundancy mendekati 1. Jika skor loading 0,5. Uji reliabilitas dilakukan untuk membuktikan akurasi, konsistensi, dan ketepatan instrumen dalam mengukur konstruk. Syarat yang digunakan untuk menilai reliabilitas konstruk dalam penelitian ini adalah nilai composite reliability nya 0,6 – 0,7. Analisis model struktural atau inner model digunakan untuk menunjukan kekuatan estimasi antar variabel laten dengan menghitung R2. Nilai Rsquare ≥0.75 maka model kuat, Nilai R2 ≥0.50 - 0.75 maka model moderat , Nilai R2 ≥0.25 - 0.50 maka model lemah. NilaPengujian hipotesis yang digunakan pada pendekatan PLS, menggunakan simulasi melalui software SmartPLS 4.0 dengan dilakukan metode bootstrapping terhadap sampel. Pengujian bootstrapping dimaksudkan untuk meminimalkan masalah ketidaknormalan data penelitian. Berdasarkan nilai signifikan model dinyatakan layak atau hipotesis diterima bila signifikansi dengan T > 1.96 ( untuk derajat kemaknaan 5%) atau nilai P < 0.05. Hasil pengujian terhadap 10 hipotesis penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan pendapatan berpengaruh tidak signifikan terhadap Operation Cash Flow, pertumbuhan pendapatan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, pertumbuhan biaya berpengaruh tidak signifikan terhadap operation cash flow, pertumbuhan biaya berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, Economic Value Added berpengaruh tidak signifikan terhadap operation cash flow, Economic Value Added berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, pertumbuhan pendapatan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan yang dimoderasi oleh Operation Cash Flow, pertumbuhan biaya berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan yang dimoderasi oleh Operation Cash Flow, Economic Value Added berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan yang dimoderasi oleh Operation Cash Flow dan Operation Cash Flow tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan di Klinik Mata Tritya.

Max Digital Copy
Pinjaman Aktif

0
Eksemplar
N.I.B
Status
1
98/TES/PPS/XII/2025
Ada