Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dewan direksi, ukuran dewan komisaris, komite audit dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018- 2020. Beberapa penelitian sebelumnya mengenai kinerja keuangan memperlihatkan hasil yang berbeda - beda. Oleh karena itu, penelitian lain perlu dilakukan untuk menguji ulang teori tentang kinerja keuangan. Populasi penelitian ini sebanyak 43 perusahaan perbankan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, sehingga diperoleh 19 perusahaan sampel untuk 3 tahun pengamatan (2018 - 2020) dengan 57 observasi (pengamatan). Data penelitian diperoleh dari perusahaan sampel yang diunduh dari website Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis analisis regresi berganda. Proses analisis data yang dilakukan terlebih dahulu adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda lalu kemudian pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian ini secara simultan dewan komisaris, dewan direksi, komite audit dan ukuran perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap kinerja keuangan.