Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, likuiditas dan pengaruh secara simultan terhadap nilai perusahaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan data diperoleh dari data PT Aplikasi Bisnis Digital Indonesia dan laporan kinerja perusahaan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode ini digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS versi 23. Hasil temuan menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan leverage, ukuran perusahaan, dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan berdasarkan kriteria tertentu. Terdapat 36 unit observasi dari 12 sampel data sesuai dengan kebutuhan penelitian. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Nilai Perusahaan, sedangkan variabel independennya adalah Profitabilitas, Leverege, Ukuran Perusahaan dan Likuiditas. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka penulis mengambil kesimpulannya adalah variabel profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan PT Aplikasi Bisnis Digital Indonesia periode 2019-2021. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi profitabilitas yang di dapat maka semakin tinggi pula nilai perusahaannya sedangkan variabel leverage, ukuran perusahaan, likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada PT Aplikasi Bisnis Digital Indonesia periode 20192021. Akan tetapi variabel profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan dan likuiditas berpengaruh secara simultan signifikan terhadap nilai perusahaan PT Aplikasi Bisnis Digital Indonesia periode 2019-2021.