Hubungan antara Forgiveness dengan Subjective Well-Being pada Remaja yang Mengalami Putus Cinta

  • No. Klas: 005/PSI/Nav/H/2025
  • Pengarang: Intan Navulani
  • Pembimbing: Herlan Pratikto, Suhadianto
  • Penerbit: Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya, 2025
  • Kolasi: xix, 72 hlm. ; 26 cm.
  • Sinopsis:

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forgiveness dengan subjective well-being pada remaja yang mengalami putus cinta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 200 remaja yang mengalami putus cinta di Sidoarjo, berusia 16- 19 tahun. Cara pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Pwngambilan data penelitian ini menggunakan skala forgiveness dan subjective well-being. Instrumen pada penelitian ini menggunakan skala likert, metode untuk analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dengan menggunakan bantuan SPSS 27 For Windows. Berdasarkan analisis data diperoleh koefisien r = 0,743 dengan nilai signifikansi p = 0,001 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara Forgiveness dengan Subjective Well-Being. Adanya korelasi positif yang artinya semakin tinggi forgiveness maka semakin tinggi pula subjective well-being tersebut.

Max Digital Copy
Pinjaman Aktif

0
Eksemplar
N.I.B
Status
1
5/SKP/Psi/I/2026
Ada