Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan penggunaan media sosial, termasuk dating app, yang dapat memengaruhi kondisi psikologis penggunanya. Mahasiswa, sebagai salah satu pengguna aktif media sosial, rentan terhadap dampak negatif seperti kesepian, Fear of Missing Out (FOMO), dan kecanduan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran FOMO sebagai mediator dalam hubungan antara kesepian dan kecanduan media sosial pada mahasiswa pengguna aplikasi kencan dating app. Penelitian ini melibatkan 152 mahasiswa pengguna aktif dating app dengan menggunakan accidental sampling sebagai teknik pengambilan datanya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode skala Likert, yaitu skala kecanduan media sosial yang dirancang oleh Griffith (2005), skala kesepian sesuai dengan teori Russell (1996), dan skala Fear of Missing Out (FoMO) sesuai dengan teori Przyblyski (2013). Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis mediasi dengan nilai indirect effects sebesar 0,024 dan signifikansi p = 0,583 (p>0,05) yang berarti terdapat korelasi positif dan tidak signifikan antara kesepian dengan kecanduan media sosial melalui Fear of Missing Out (FoMO). Pada direct effect ditemukan nilai sebesar 0,859 dan signifikansi p = 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat korelasi positif dan signifikan antara kesepian dengan kecanduan media sosial. Hasil analisis menunjukkan efek langsung kesepian terhadap kecanduan media sosial lebih besar dibandingkan efek tidak langsung melalui Fear of Missing Out (FoMO).