Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self efficacy dan Dukungan sosial dengan Loneliness pada Wanita Lajang di Dewasa Awal. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini yaitu adanya hubungan yang bersifat negatif antara antara Self efficacy dan Dukungan sosial dengan Loneliness. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. P eneltian ini melibatkan 150 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan perhitungan analisis uji hipotesis pertama dengan analisis spearman rho, diperoleh nilai korelasi (r) sebesar -0,915 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,01) yang artinya terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dengan loneliness pada wanita lajang diusia dewasa awal. Artinya semakin tinggi dukungan sosial maka loneliness semakin rendah, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial pada seseorang maka semakin tinggi loneliness yang dialami seseorang. Hasil uji hipotesis kedua dengan analisis spearman rho, diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,827 dengan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p <0,01) yang artinya terdapat hubungan positif antara self efficacy dengan loneliness pada wanita lajang diusia dewasa awal. Artinya semakin tinggi self efficacy seseorang maka semakin tinggi loneliness pada seseorang, sebaliknya semakin rendah self efficacy seseorang maka semakin rendah tingkat loneliness pada seseorang.