Hubungan Resiliensi dan Dukungan Sosial dengan Burout pada Intelmob

  • No. Klas: 005/PPSI/Mau/H/2025
  • Pengarang: Novarida Maulidya
  • Pembimbing: IGAA Noviekayati, Dyan Evita Santi
  • Penerbit: Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya, 2025
  • Kolasi: xvii, 84 hlm. ; 26 cm.
  • Sinopsis:

    Intelijen Mobile Brigade (Intelmob) memiliki tugas strategis dalam menjaga keamanan negara, yang menuntut tingkat kesiapan mental dan fisik yang tinggi. Namun, dengan tekanan pekerjaan yang tinggi dapat menyebabkan burnout, yang berdampak pada kesejahteraan individu dan efektivitas operasional. Burnout pada Intelmob dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk resiliensi dan dukungan sosial. Resiliensi berperan dalam membantu individu mengatasi stres kerja, sedangkan dukungan sosial dapat memberikan perlindungan dari dampak tekanan yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan dukungan sosial dengan burnout pada Intelmob, serta menganalisis antara masingmasing variabel independen (resiliensi dan dukungan sosial) dengan burnout pada Intelmob. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, terhadap 86 personel Intelmob Jawa Timur yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan skala likert. Instrumen penelitian terdiri dari skala burnout, skala resiliensi, dan skala dukungan sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitas menggunakan software SPSS 27.0 for windows. Kemudian, data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dan dukungan sosial memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan burnout pada personel Intelmob. Yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi resiliensi dan dukungan sosial, semakin rendah tingkat burnout yang dialami. Dimana resiliensi membantu individu mengelola stres kerja, sementara dukungan sosial berperan sebagai perlindungan emosional. Kedua faktor ini secara simultan menyumbang 28,7% terhadap variabilitas burnout, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Maka dapat disimpulkan bahwa bahwa resiliensi dan dukungan sosial berperan penting dalam mengurangi burnout pada Intelmob, sehingga diperlukan program dan kebijakan yang lebih efektif untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kinerja personel.

Max Digital Copy
Pinjaman Aktif

0
Eksemplar
N.I.B
Status
1
5/TES/PPS/II/2026
Ada