Efektivitas Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk Menurunkan Kecemasan pada Pasien yang Mengalami Hipertensi di Rumah Sakit X Kota Banyuwangi Ditinjau dari Kepribadian Big Five Personality Traits

  • No. Klas: 012/PPSI/Sur/E/2025
  • Pengarang: Ajeng Pradnyaswari Suryawirawan
  • Pembimbing: IGAA Noviekayati, Dyan Evita Santi
  • Penerbit: Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya, 2025
  • Kolasi: xv, 155 hlm. ; 26 cm.
  • Sinopsis:

    Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas terapi Spiritual Emotional Freedom Technique untuk menurunkan kecemasan pada pasien dengan diganosa hipertensi serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan penurunan kecemasan berdasarkan lima dimensi kepribadian Big Five. Subjek pada penelitian ini terdiri dar 6 subjek yang memenuhi kriteria penelitian setelah melalui proses screening dengan melibatkan rekam medis, pengukuran kecemasan dengan menggunakan HARS, dan penilain dimensi kepribadian dengan menggunakan skala Big Five. Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) diberikan sebagai intervensi untuk menurunkan kecemasan pada pasien. Analisis dat dilakukan dengan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk membandingkan kecemasan sebelum dan sesudah diberikannya intervensi. Selain itu menggunakan Uji Kruskal Wallis untuk menguji perbedaan kecemasan antar kelompok kepribadian yang berbeda. Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) efekif menurunkan kecemasan pasien hipertensi. Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kecemasan, dengan nilai rata-rata kecemasan pasien sebelum intervensi sebesar 33.50 dan setelah intervensi sebesar 23.00. Hal ini membuktikan bahwa terapi SEFT dapat mengurangi kecemasan pada pasien. Sementara itu, Uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam penurunan kecemasan berdasarkan kepribadian dengan nilai p-value (Asymp.Sig) sebesar 0.303 > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun terapi SEFT dapat menurunkan kecemasan pasien hipertesi, namun kepribadian tidak mempengaruhi respon terhadap intervensi ini.

Max Digital Copy
Pinjaman Aktif

0
Eksemplar
N.I.B
Status
1
12/TES/PPS/II/2026
Ada