Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Mindfulness Based Stres Rreduction(MBSR) dalam meningkatkan resiliensi serta menguji perbedaan tingkat resiliensi ditinjaudari status sosial ekonomi keluarga pendamping ODGJ di Puskesmas Oepoi Kota Kupang. Resiliensi adalah kemampuan individu dalam mengelola diri sendiri baik dalamdiri individu seperti emosi dan pikiran individu maupun dari luar individu dalammengatasi permasalahan, kesulitan maupun pengalaman yang tidak menyenangkan dengan carayangbaik. MBSR membantu individu mengelola stres dan mengurangi reaksi impulsif terhadapemosi, serta memfokuskan perhatian pada saat ini, yang mengurangi kecemasantentangmasa depan. Status sosial ekonomi adalah penggolongan orang-orang dalamkelas sosial berdasarkan tingkat kedudukan ekonomi yang sama.jumlah sampel dalampenelitianini sebanyak 54 subyek, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive samplingsehingga subyek yang mendapat intervensi MBSR sebanyak 19 orang denganmetodeanalsisis data menggunkaan Mann Whitney U Test dan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitianini membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil resiliensi pre danpost test dan ditemukan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan tingkat resiliensi setelahmendapat intervensi MBSR ditinjau dari status sosial ekonomi. Penelitian ini diharapkanmemberikan manfaat ilmu pengetahuan dan pemahaman serta meningkatkanpengembangan keilmuwan psikologi klinis terkait Mindfulnes Base Stres Rduction( MBSR ) dalam meningkatkan resiliensi bagi keluarga pendamping ODGJ.